Steakinfo

MENU TERBARU

Mushroom
Kentang Lokal
Spaghetti
French Fries
See more
04 October 2017, 12:48

Kisah Sukses Beberapa Petani di Indonesia

Hai Steaklovers..

Adakah kalian yang bercita-cita menjadi petani? Banyak orang seringkali memandang sebelah mata profesi sebagai petani. Padahal peran petani pastinya sangat penting dalam kehidupan kita. Dari mana coba asal beras, cabai, tomat, bawang, atau hasil pertanian lain yang kita konsumsi setiap hari kalau tidak karena jasa para petani? Nah, bagi kalian yang masih sering memandang sebelah mata profesi petani, yuk intip beberapa kisah petani sukses yang ada di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi.

Imam Kusno

Ia seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara yang justru sukses sebagai petani cabe. Sudah empat tahun ini Imam sibuk dengan tanaman cabai lokal yang ditanam pada tanah seluas 1 hektare di kawasan Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Dalam bertani cabe, Iman melakoninya sendiri tanpa dibantu petani lain. Menurut Iman, bertani cabe seperti halnya merawat bayi yang mana harus tekun dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Selain itu, sebagai petani cabe, ia pun harus memahami bagaimana peran dan pengaruh cuaca terhadap tanamannya sehingga bisa mengambil tindakan yang tepat guna menghasilkan cabe yang berkualitas.

Abdul Qohar

Petani dari Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, Lamongan ini berhasil mencapai kesuksesan dari berkebun pepaya Calina. Awal memulai berkebun pepaya Calina, Abdul Qohar ini bahkan disebut gila oleh warga desa lainnya karena lahan pertanian di ujung selatan Lamongan tersebut terkenal kering dan sudah turun temurun hanya ditanami padi, jagung, ataupun tembakau. Ternyata, usaha yang dirintis Abdul Qohar membuahkan hasil yang bahkan kemudian ditiru oleh petani lainnya hingga akhirnya bisa membentuk kelompok tani khusus untuk pembudidayaan pepaya Calina tersebut. omzet yang berhasil dicapai dengan berkebun pepaya Calina ternyata juga cukup tinggi sehingga tak mengherankan bila semakin banyak petani yang tertarik untuk mengikuti jejak Abdul Qohar.

Gimana? Masih ragu mau jadi petani?